PUISI BUNG KARNO | AKU MELIHAT INDONESIA Marhalim Zaini 19.6K subscribers Subscribe 96 Share 3.8K views 2 years ago Aku Melihat Indonesia Jika aku berdiri di pantai Ngliyep Show more Show

Sejarah Polri hingga Penetapan 1 Juli sebagai Hari Bhayangkara. Seniman muda Garda mengawali perbincangan dengan membacakan puisi karya Bung Karno: Sejarahlah yang Akan Membersihkan Namaku. Dikutip dari buku "Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat" halaman 304, puisi itu berbunyi, "Dengan setiap rambut di tubuhku. aku hanya memikirkan tanah

Persetujuan dengan Bung Karno. by: Chairil Anwar. Ayo! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji Aku sudah cukup lama dengan bicaramu Dipanggang di atas apimu, digarami lautmu Dari mulai tanggal 17 Agustus 1945 Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu Aku sekarang api aku sekarang laut Bung Karno! Kau dan aku satu zat satu urat Jawaban: Salah satu ucapan Presiden Soekarno yang paling dikenang adalah, "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri." Maksud Soekarno lewat ucapan itu yakni mengingatkan ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia setelah merdeka. Ketika di bawah penjajahan, musuh Aku menghirup Indonesia. Jikalau aku melihat wajah anak-anak. di desa-desa dengan mata yang bersinar-sinar "Pak Merdeka; Pak Merdeka; Pak Merdeka!" Aku bukan lagi melihat mata manusia. Aku melihat Indonesia (dari buku "Bung Karno dan Pemuda", hlm. 68-107) 2) CGP mengajak peserta diskusi untuk membahas dan menganalisis visi. sekolah, CGP Bung Karno hanya menjawab, "Aku tidak khawatir karena aku telah mewarisi bangsaku dengan Pancasila, sebuah way of life," tandas Soekarno. Dari kajian pakar-pakar sejarah di Serbia, di antara Indonesia dan Yugoslavia yang paling berpotensi untuk disintegrasi atau kemungkinan pecah "ambyar" adalah seharusnya Indonesia.
Liputan6.com, Solo - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka konser kebangsaan yang dihelat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP di Hall de Tjolomadoe, Solo, Jawa Tengah, Senin (19/8/2019). Ganjar dipercaya membawakan puisi milik Bung Karno yang berjudul "Aku Melihat Indonesia".. Pantauan di lokasi, Ganjar membawakan puisi tersebut dengan semangat berapi-api dan memainkan emosi di
Aku melihat Indonesia. Sepenggal kisah dan memori penjajah. Kisah para pejuang yang mati berlumbur darah. Jerit tangis jiwa. Bung Karno, Guncangkan semangat membara Indonesia. Aku melihat Indonesai. Disini, ditempat ku berdiri aku berterimakasih. Darahmu telah menjadi energi.
B70I5pV.
  • lcfdc85554.pages.dev/7
  • lcfdc85554.pages.dev/175
  • lcfdc85554.pages.dev/218
  • lcfdc85554.pages.dev/121
  • lcfdc85554.pages.dev/39
  • lcfdc85554.pages.dev/194
  • lcfdc85554.pages.dev/62
  • lcfdc85554.pages.dev/32
  • puisi bung karno aku melihat indonesia